JATUH CINTA

Suara denting 
Malam ini Bayu berkutat dengan leptopnya mengejar deadline yang tak kunjung selesai. Jam menunjukkan pukul 23:00 WIB. Ting suara chat masuk. 
###
Besok, kita jadi ikut reuni kan ?
###

Bayu memiringkan kepala. "Haruskah aku datang ?" Batinya. 
Kemudian Bayu mengetik. 
###
Oke, ketemu di sana ya. 
###

"Lelah sekali hari ini, ingin tidur awal. Tapi pekerjaan belum usai" gumamnya. Segera Bayu melanjutkan pekerjaannya. Disela kesibukannya, suara ketukan pintu terdengar. 

Tok tok tok
"Mas Bayu belum tidur ? "  Terlihat wanita memakai piyama muncul. Sambil berjalan mendekati Bayu. Bersandar pada meja kerjanya. Tak ada jawaban. 
"Belum tidur ?" Tanya Bayu. 
"Terjaga" wanita itu tersenyum manis. " Mau kubuatkan Kopi ?" Wanita itu bertanya kembali
"Tidak, kembalilah Tidur. Jam 07:00 harus mengantar Zahra kan ?" Bayu mengingatkan 

Wanita itu mengangguk dan pergi meninggalkan Bayu. "Sepertinya aku besok memang harus datang". 

Bayu sejenak memandangi foto keluarga yang terpanjang di meja kerjanya. Menatap kosong dengan penuh harap akan kembali ke masa itu. Jarinya yang besar menelusuri gambar. Ada sepasang suami istri dengan satu anak dengan umur sekitar 3 Tahun yang di gendong oleh wanita yang tersenyum manis mata besarnya bersinar tanda bahagia. Sedangkan laki-laki disampingnya merangkul pundak wanita tersebut. Dengan gagah ikut memamerkan gigi rapi nan putihnya. Bayu memeluk bingkai foto itu. 

Pertemuan Manis 

Setelah selesai dengan pekerjaannya Bayu menghubungi Andre temannya. 

"Aku sudah sampai" suara orang lalu lalang dengan pohon-pohon yang bergoyang tertiup angin terdengar suara kicau burung di langit. Menambah indahy pemandangan di Desa. "Aku membawa sedikit bingkisan untuk teman-teman" tambah Bayu 
"Oke masuk saja, kami semua didalam" kata Andre dengan suara senang. 

Suara pintu terbuka. Semua mata tertuju. Menatap sosok yang baru datang. Suara ramai berubah membisu begitu tenang hingga tak ada suara yang terdengar. Bayu menatap lurus kedepan. Dengan senyuman entah terpaksa atau tidak. 
Seseorang memanggil namanya. "Sini.... " Lambaian tanganya mengisyaratkan Bayu untuk masuk. 

Bayu berjabat tangan dengan teman-temannya. Kemudian dia mematung tak bisa bergerak. Hanya bisa menatap. Tangan yang tadi hangat berubah dingin kaku. 
"Hai, apa kabar ?" Wanita itu menyapa.

Bersambung...


Komentar

Postingan Populer