Malam jum'at
Day 11 ODOP , hari aku mau mengangkat cerita horor jadi buat para pembaca yang sendiri mending tutup jendela rapat-rapat dan siapkan diri untuk merinding 😣😣
Malam itu aku sendiri masih ingat diluar hujan deras dengan suara petir menyambar-nyambar. Malam jum'at saat kulihat tanggalan aku mencoba menenangkan diri dan dirumah aku sendiri karena hari ini ayah, ibu dan 4 adikku pergi keluar kota menengok ibu ayahku dan aku dirumah dengan eyang kakung sendiri. Setelah membuatkan teh hangat untuk eyang aku membuatkan cemilan pisang goreng karena eyang menyukai nya.
Malam semakin larut hujan berhenti, kulihat eyang tertidur di sofa kuselimuti dan mengambil piring dan gelas yang sudah digunakannya tadi. Di dapur aku mencucinya kulihat kucing hitam melihat ku dengan tatapan aneh hitam legam tak bergeming membuat bulu kuduk ku berdiri. Aku tak bisa bergerak kaki kram dan nafas tersenggal-senggal keringat dingin berkucuran di dahiku kulihat ada sesosok lewat di belakang kucing itu. Aku berlari ke arah ruang tamu dan kulihat eyang tak ada ditempat "Ya Allah." panik dan bingung itulah yang kursakan. Aku segera menelpon mencari handphone ku kekamar.
Saat tiba dikamar kulihat jendela kamar terbuka angin malam dengan membawa dingin masuk merambat keseluruh ruangan kamar ku. Tangan ku gemetar tak bisa berhenti, " Ada apa, kok mencari eyang ?" aku menoleh kebelakang kudapati eyang di pintu kamarku. Aku memegang tangannya dan memeluknya.
Kubaringkan eyang di kamarnya dan menyelimutinya saat hendak pergi eyang memegang tanganku dan meminta untuk tinggal dan menemaninya aku mengangguk dan di mengatakan kalau ingin dipijit kakinya. Aku mengiyakan dan mulai memijitnya kulihat eyang sudah tertidur pulas. Aku meninggalkanya dan naik menuju tangga kekamarku aku berjalan perlahan seakan ada yang mengikutiku hawa dingin dan merinding di punggung dan tengguku membuatku mempercepat langkahku hingga tak terasa sampai di kamarku dan menutup nya rapat-rapat.
Pagi hari ada tangan yang mengelus lembut rambutku aku terganggu dan terbangun kulihat ibu sudah pulang dan mmenceritakan kejadian tadi malam. Ibu ku kaget dan bingung "nak bukankah eyang sudah meninggal 3 bulan yang lalu ?" ibu menjelaskannya "apa kamu lupa nak ?" seketika rasa kaget ku dan takut menjadi satu entahalah tadi malam hanya mimpi atau tidak tapi sangat nyata bagiku. karena kejadian itu aku tak berani tinggal sendiri dirumah dan memilih tidur dirumah temanku saat orang tua ku pergi.
merinding...
BalasHapuslanjut kak, tapi enter paragrafnya di perjelas ya kak, biar ada ruang istirahat.. semangaat
Wuh merinding....hiii.... Btw saya doakan semoga eyang tokoh yang bersangkutan diterima di sisiNya.
BalasHapusππhiy ... Horor
BalasHapusDi tunggu lanjutan ny mbak π€
BalasHapusWah lalu siapa yang menyerupai eyang???
BalasHapusMaaf sedikit komentar.
Ada beberapa kalimat yang ketika dibaca terasa rancu. Beberapa kalimat juga terlalu panjang, sebaiknya ditambahkan tanda baca agar ketika membaca tidak terlalu engap...
Hehe
Lanjutkan
Mungkin paragrafnya di rapiin yaa kak..πππ
BalasHapusJadi siapakah diaa π»π»
BalasHapusMerindiiing...
Baca di malam hari lagiπ , takut kak
BalasHapus