Pembunuh tak kasat mata
Day 8 ODOP bismillah
Pagi ini tak sama dengan pagi di daerah lain, pagi ini terasa gelap dan dipenuhi asap putih merayap kemana-mana menembus ke rongga hidung setiap insan yang ber nyawa. Terlihat anak-anak berlarian karena tak begitu faham sang pembunuh tak kasat mata sedang mengincar nyawa.
Seorang berlari membawa anak-anak itu dan menggendong ke posko pengungsian sambil terseok-seok menembus asap putih tebal dengan menggunakan masker berwarna hijau khas. Banyak yang sudah terkena penyakit paru berbagai penyakit paru sungguh memilukan. Tak ada tanggapan yang terkuak tak ada yang bisa dilakukan, respon pemerintah belum terlihat. Mungkin saja sudah bergerak namun belum menyeluruh.
Tangisan anak-anak yang sesak karena tak dapat bernafas lega seperti halnya kita, mereka sedang tertimpa musibah. Ya Allah kuatkan mereka sabar kan mereka dan tabahkanlah. Ibu-ibu mencoba menyelamatkan anak-anak mereka dan ayah mencoba melindungi.
Asap itu memenuhi paru-paru mereka, ISPA angkut sungguh sangat membuat bulir air mata tak terbendungkan. jeritan minta tolong mereka sungguh memilukan seakan-akan Indonesia sedang berduka dengan adanya pembunuh tak kasat mata itu.
Semoga bencana ini usai , kembalikan seperti semula Ya Allah. Berikan mereka senyum bahagia lagi seperti hari-hari sebelumnya. Jadikan cobaan ini sebagai ladang pahala yang akan mereka dapat dan mudahkan para pemerintah menangani bencana ini. Aamiin
Ya Allah pilu yah. 😢😢
BalasHapusSemoga sang pembunuh segera mati agar saudaraku semuanya bisa hidup dengan aman dan damai...
BalasHapusAminnn
Aamiiin, smoga cpt diusut dan ditangani tuntas, agar tdk terulang lg😡🙏
BalasHapus😭😭😭semoga lekas ada solusi, aaamiiin
BalasHapusAamiin, semoga bisa menjadi pembelajaran untuk selanjutnya
BalasHapusMataku ja jd sepet kena asep 😣
BalasHapus